DOTS30-Siapa Penjahat Sebenarnya Yang Menodai Korean Wave?

Indonesian translation by KeiDOT_Indonesia
Proofread by ipuktyuDOT_indonesia

Pengungkapan kemunduran bisnis hiburan Korea kepada komunitas internasional

Pembatasan dan pengurangan kegiatan terus menerus terhadap JYJ hanya lebih mengungkapkan keterbelakangan struktur bisnis dan penyiaran dunia entertainment Korea kepada konsumen Korean Wave internasional. Foto diatas menggambarkan banyaknya penggemar dan konsumen menunggu dengan antusias pada showcase JYJ di New York.

Pada bulan Oktober tahun lalu, the Korean Federation of Pop Culture and Arts Industry (KFPCAI) menyatakan di dalam surat resmi yang dikirimkan ke seluruh stasiun mainstream dan stasiun tv kabel, “Penyiaran JYJ hanya akan memberikan efek negatif pada Korean Wave serta image dari industri kebudayaan dan persatuan Korean di balik Korean Wave,” dan itu “akan menyebabkan regresi di budaya pop dan Korean Wave,” membuat seluruh penerima melarang adanya penampilan dari grup tersebut. Namun, empat bulan setelah insiden itu, Februari lalu, penggemar JYJ dari luar negeri memberikan peringatan, “Kami sebagai konsumen Korean Wave internasional akan terus-terusan memberikan dukungan penuh kepada JYJ dan mendorong negara mereka untuk memberikan keadilan bagi masyarakatnya atau selamanya menempatkan produk kebudayaannya dalam posisi yang sangat beresiko dengan tuduhan pelanggaran hak asasi manusia.”

Hari itu merupakan hari setelah channel tv kabel QTV menyatakan untuk membatalkan penayangan program realita JYJ ‘JYJ’s Real24’, dimana akan menunjukkan kehidupan sehari-hari para member dan dua hari setelah 86,000 fans JYJ dari luar negeri mengajukan petisi ke Fair Trade Commission dan Pengadilan pusat distrik Seoul.

Fans JYJ dari luar negeri menyatakan “Perbuatan QTV sangat tidak profesional, tidak bertanggungjawab dan sangat tidak hormat terhadap penontonnya dan hukum di negara ini”, tak mampu untuk memendam kekesalan mereka serta kekecewaan atas situasi yang terjadi. Mereka juga menambahkan, “QTV mengumumkan pembatalan acara reality show JYJ, JYJ’s Real24 ini, setelah berhasil meyakinkan dan menarik minat para penontonnya dengan membuat promosi melalui berbagai channel bahwa acara ini akan ditayangkan di bulan Februari” dan itu “merupakan penghinaan atas hak kegiatan hiburan JYJ, dimana telah dua kali ditegaskan oleh pengadilan.”

Pada 28 Februari, fans JYJ dari luar negeri memasukkan petisi ke Pengadilan pusat distrik Seoul dan the Fair Trade Commission, mendesak mereka untuk mengeluarkan pengakuan dan perlindungan atas hak JYJ atas hukum dan hak asasi manusia. Tanda tangan dikumpulkan mulai 2 Februari sampai dengan 25 Februari melalui sebuah laman yang dibuat dalam 10 macam bahasa, meminta pengaturan pengakuan hak JYJ dan memberikan garansi atas kegiatan media mereka.

[Fans luar negeri] memberikan komentar atas kejadian yang menimpa JYJ ini, “Sebagai konsumen Korean Wave, kami ingin mengutarakan kekecewaan kami atas pelanggaran atas hak hukum dan hak asasi manusia JYJ yang memberikan dampak negatif kepada pengertian kami mengenai Korea dan apresiasi kami terhadap produk kebudayaannya.” Sangat jelas bahwa semua ini mengungkapkan kepada komunitas internasional dan konsumen Korean Wave keterbelakangan dan pendek pikir nya sistem bisnis hiburan dan penyiaran Korea; hal ini cukup membuat seseorang menjadi malu [karena aib].

Ini membuat orang bertanya-tanya seberapa tidak masuk akal keadaan industri hiburan Korea sehingga fans luar negeri mengecam keadaan saat ini dengan kata-kata seperti “Republik Korea harus mengambil langkah terhadap hal yang memalukan hukumnya.” Ini merupakan bukti yang sangat jelas, bahwa pada kebalikannya, mereka yang berdiri berseberangan dengan JYJ-lah yang menodai reputasi Korean Wave.

Publik sekarang menginginkan jawaban

Siapa sebenarnya penjahat yang menodai Korean Wave!

[Special feature from the Korean Reporters Academy]

Source: TodayKorea
Trans by: Jimmie
Shared by: JYJ3
Link: http://jyj3.wordpress.com/2011/03/03/trans-who-is-the-real-culprit-disgracing-the-korean-wave/

Advertisements

About Kelsie Angeletti

Hello and welcome! A name is used to communicate an entire concept in a word or phrase; a sort of introduction if you will. After much contemplation I decided to name the blog "Miscellaneous Stuff” due to the nature of topics. Here you will find the wranglings of my heart and the thoughts of a girl as she proceeds throughout life. I invite you to join me as I write about “A Miscellaneous Life.”
This entry was posted in Indonesian and tagged . Bookmark the permalink.

One Response to DOTS30-Siapa Penjahat Sebenarnya Yang Menodai Korean Wave?

  1. remember says:

    seandainya berita seperti ini yang dipos d Allkpop…

    Kalau jyj tdk mengajukan lawsuit, mungkn muka sebenarnya dari industri entertaiment korea tdk akan tampak, hal yg indah di luar tdk selamanya indah juga didalammya

    Semoga secepatnya jyj bisa bebas dan tenang sehingga fanspun bisa menikmati karya ketiga anak muda itu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s